Sonic Linguistic : Muhammadiyah 25 siap jadi juara


Serpong(25/2)-Persiapan terus dilakukan oleh tim SMA Muhammadiyah 25 yang mengirmkan –wakilnya wakilnya dalam ajang kompetisi Sonic linguistic 2012 yang berlokasi di Madrasah Aliyah Negri Insan Cendikia Serpong. Para peserta optimis memberikan yang terbaik bagi sekolahnya
.
Berbagai ajang perlombaan di Sonic Linguistic 2012 sudah dimulai sejak sabtu (18/2) lalu. Namun kompetisi belum berlangsung bagi Bariqi Rahadyan Putra, Haekal Zidni Barkan, Anniza Fahrienza, dan Jodie Wirawan. Mereka adalah utusan dari SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, yang mewakili sekolahnya untuk mengikuti kompetisi pidato bahasa inggris, desain grafis, dan news cast, Sabtu (25/2) ini.
Latihan rutin mereka lakukan, khususnya bagi Bariqi yang menjadi peserta News Cast, Jodie dan Anniza sebagai peserta Speech Contest dalam beberapa hari menjelang hari lomba. Sedangkan Haekal sudah dari jauh-jauh hari berkutik dengan laptop untuk mewujudkan ide-idenya dalam pembuatan poster dan logo Sonic Linguistic 2012.
Saat ditemui dalam wawancara, mereka mengaku banyak hal yang menjadi motivasi mereka untuk menjadi pemenang dalam ajang kompetisi Sonic Linguistic 2012 ini. Haekal misalnya, termotivasi karena ingin mengharumkan nama Muhammadiyah 25 dan hadiah yang dijanjikan.
Haekal berniat jika ia mendapatkan hadiah uang tunai sebagian akan ia investasikan untuk usaha mengembang-biakan jamur tiram bersama rekan-rekannya. “Bagi desainer upaya terberatnya yaitu mencari ide dan mengimplementasikan ide tersebut menjadi sebuah desain,” ujarnya mengakui. Tak lupa ia juga belajar untuk berpresentasi agar tidak gugup saat di hadapan dewan juri.
Haekal pun tak kecil hati saat dewan juri banyak mengkritik hasil karyanya, “Angaplah semua itu masukan. Toh mereka tidak mengatakan itu jelek hanya kurang, jadi optimis saja.” Ujar Haekal penuh percaya diri selepas mendapat tekanan dari dewan juri saat menyampaikan presentasinya.  “Saya optimis kali ini bisa menang.”
Beda lagi dengan Bariqi Rahadyan Putra, siswa penggemar K-Pop ini memang tertarik dengan bahasa inggris. ia mengatakan motivasi sederhananya dalam mengikuti kompetisi news cast adalah ia ingin dikenal banyak orang dan ini adalah pengalaman pertamanya, jadi ia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Namun mimpi indah Bariqi harus terkubur saat mengetahui dirinya tidak lolos ke babak semifinal.
Lain lubuk lain pula ikannya, bagi Jodie dan Anniza motivasi mereka berawal karena dipercaya mewakili Muhammadiyah 25 menjadi kontestan speech contest sonic linguistic 2012. “Awalnya aku enggak tertarik, karena aku enggak bias pidato. Tapi ini baru pertama kali jadi enggak ada salahnya untuk mencoba” tukas gadis yang lancer berbahasa inggris ini karena pernah tinggal di Qatar. Sedangkan Jodie mengakui bahwa dirinya tidak tahu menau tentang Sonic linguistic 2012 sebelum gur bahsa inggrisnya menunjuknya untuk mewakili sekolah sebagai calon juara pidato bahsa inggris bersama Anniza Fahrienza.
Menjadi kalah atau pemenang adalah hal yang biasa dalam berkompetisi, tidak pernah ada istilah pecundang dalam kompetisi yang sportif dan didasari oleh usaha dan doa. Kemenagan hanyalah sekedar hadiah yang di berikan Tuhan atas kompetisi kita sesungguhnya, yakni proses usaha sebelum berkompetisi. Jika kita belum diberi kesempatan menang kali ini, yakinlah Tuhan punya medali yang lebih indah suatu hari nanti. (gin)

Comments

  1. Jadi inget lagi waktu lomba dulu itu...

    http://haekal_zb95.student.ipb.ac.id/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini kan postingan udah lama om.. haha. Cie hae sekalian promosi blog

      Delete

Post a Comment

Popular Posts